Samidi Khalim
Balai Litbang Agama Semarang
Email: samidi.khalim@yahoo.co.id
Abstrak
Kemajuan yang telah merambah
dalam berbagai aspek kehidupan manusia, baik sosial, ekonomi, budaya dan
politik, mengharuskan individu untuk beradaptasi terhadap perubahan-perubahan
yang terjadi secara cepat dan pasti. Padahal dalam kenyataannya tidak semua
individu mampu melakukannya sehingga yang terjadi justru masyarakat atau manusia yang menyimpan banyak
problem. Tidak semua orang mampu untuk beradaptasi, akibatnya adalah
individu-individu yang menyimpan berbagai problem psikis dan fisik, dengan
demikian dibutuhkan cara efektif untuk mengatasinya.
Berbicara masalah solusi, kini muncul kecenderungan
masyarakat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan spiritual (tasawuf). Tasawuf
sebagai inti ajaran Islam muncul dengan memberi solusi dan terapi bagi problem
manusia dengan cara mendekatkan diri kepada Allah yang Maha Pencipta. Selain
itu berkembang pula kegiatan konseling yang memang bertujuan membantu seseorang
menyelesaikan masalah. Karena semua masalah pasti ada penyelesaiannya serta
segala penyakit pasti ada obatnya. Peluang tasawuf dalam menangani penyakit-penyakit
psikologis atas segala problem manusia, semakin terbentang lebar di era modern
ini.
Kata Kunci : Tasawuf, Terapi,
Konseling Islam
A. Pendahuluan
Tulisan ini berangkat
dari sebuah fenomena sosial masyarakat yang kini hidup di era modern, dengan
perubahan sosial yang cepat dan komunikasi tanpa batas, dimana kehidupan
cenderung berorientasi pada materirialistik, skolaristik, dan rasionalistik
dengan kemajuan IPTEK di segala bidang. Kondisi ini ternyata tidak selamanya
memberikan kenyamanan, tetapi justru melahirkan abad kecemasan (the age of
anxienty). Kemajuan ilmu dan teknologi hasil karya cipta manusia yang
memberikan segala fasilitas kemudahan, ternyata juga memberikan dampak berbagai
problema psikologis bagi manusia itu sendiri.